Senin, 02 Januari 2012

Contoh Kasus Penderitaan


13 Tewas di Malam Pergantian Tahun

JAKARTA, KOMPAS.com- Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menyatakan, situasi keamanan dan ketertiban di masyarakat menjelang pergantian Tahun Baru 2012, secara umum berlangsung kondusif. Namun, ada tiga kejadian yang mengakibatkan empat warga sipil dan seorang polisi tewas.
Di luar itu, masih ada delapan korban tewas akibat tersengat listrik dan kecelakaan bus Sumber Kencono. Jadi totalnya ada 13 korban tewas di malam pergantian tahun sejak Sabtu petang hingga Minggu (1/1/2012) dini hari.
"Situasi kamtibmas menjelang pergantian Tahun Baru 2012, secara umum kondusif. Terjadi beberapa kasus," kata Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Saud Usman Nasution, Minggu (1/1/2012).
Kejadian pertama di sebelah Selatan Lapangan SMA, Jalan Kalimantan Kota Blitar, Jawa Timur, pada Sabtu (31/12/2011), pukul 19.45 WIB. Pada peristiwa ini anggota Kepolisian Sektor  Sanan Wetan, Kota Blitar, Briptu Prayoga Ardhi, ditusuk dua orang tak dikenal.
Pelaku mengendarai sepeda motor Mio warna merah. Korban mengalami luka tusuk pada leher dan meninggal dunia saat dibawa ke RSUD Mardi Waluyo Blitar. "(Korban) hendak berangkat melakukan pengamanan malam tahun baru dengan menggunakan seragam dinas Polri atasan tertutup jaket," ujar Saud.
Kedua, pada Sabtu (31/12/2011), pukul 21.00 WIB, terjadi penembakan oleh orang tak dikenal menggunakan senjata api laras panjang jenis AK dan mengendarai sepeda motor, terhadap mess pekerja kabel Telkom, di Blang Cot Tunong, Kecamatan Blang Bladeh, Kabupaten Bireuen, Aceh. Tiga orang tewas dan tujuh orang lainnya luka berat akibat berondong peluru tersebut. Ketiga korban tewas, yakni Sunyoto, Suparno, dan Daud.
Selain menewaskan ketiganya, penembakan juga menyebabkan tujuh korban luka berat, yakni Andrianto, Hasan, Khairul, Imam, Kopral, Aan, dan Bonjol.
Kejadian ketiga juga berupa penembakan di Aceh. Wagino, karyawan toko Istana Boneka, tewas ditembak orang tak dikenal di Kampung Doi Ulee Kareng, Banda Aceh, pada Sabtu (31/12/2011), pukul 21.00 WIB.
Belum diketahui pelaku dan motif dari tiga aksi tersebut. "Pelaku dalam penyilidikan," kata Saud.
Kejadian menonjol lainnya, dua warga tewas karena tersengat listrik di Bundaran Besar Palangkaraya Tengah, saat tengah menyaksikan konser musik, di bawah guyuran hujan, Sabtu (31/12/2011), pukul 21.30 WIB.
Selain itu, ada pula kecelakaan antara bus Sumber Kencono dan sepeda motor di Jalan Raya Madiun-Surabaya tepatnya, Desa Jeruk Gulung, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, pada Minggu (1/1/2012) pukul 00.15 WIB, yang mengakibatkan enam penumpang bus tewas di lokasi dan lebih dari 23 penumpang mengalami luka berat dan luka ringan.




Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Checker